Apakah Belajar Daring Efektif? Yuk Simak
Apakah Belajar Daring Efektif? - Seperti yang kita ketahui, sejak munculnya virus corona di tahun 2019 lalu atau kita kenal dengan isitilah Covid-19. Banyak hal yang berubah terutama pola hidup. Bidang pendidikan juga tak luput dari efek datangnya pandemi ini.
Anjuran social distancing membuat pendidikan tatap muka tidak memungkinkan, mungkin ada tetapi dengan jumlah yang jauh lebih sedikit itupun pada waktu tertentu saja. Pemerintah juga berkali-kali menggaungkan agar semua masyarakat tetap dirumah saja. Begitupun instansi-intansi juga mengubah sistem kerja mereka agar karyawan bisa kerja dari rumah atau disebut WFH (Work From Home).
Beberapa waktu lalu, kami mencoba melakukan riset kecil-kecilan mengenai seberapa efektif belajar daring ini bagi siswa dan siswi di Indonesia. Target narasumber kami adalah semua perangkat pendidikan, mulai dari Guru, Siswa, dan Orangtua siswa. dan dari jawaban yang kami terima banyak siswa yang berpendapat bahwa belajar daring lebih mudah, mengayikkan, hemat tenaga, dan bahkan tidak perlu berkumpul ditempat yang sama (kelas). disisi lain, orang tua siswa juga bisa mengawasi anaknya dalam proses belajar mengajar tersebut
Berikut platfrom yang sering digunakan sekolah atau kampus dalam menjalankan proses belajar daring:
1. Google Classroom
2. Zoom Video Conference
3. Whatsapp
4. Edmodo
5. Youtube
6. Forum Belajar (Quipper, Zenius, Ruangguru)
7. E-Learning dari sekolah/kampus
Untuk sekolah atau kampus-kampus yang sudah terbiasa menerapkan pembelajaran jarak jauh tanpa adanya tatap muka setiap hari itu dilakukan sudah terbiasa, tapi saat ini masih ada sekolah di Indonesia yang tidak pernah atau jarang melakukan sistem pembelajaran dalam jaringan berbasis online karna virus COVID-19, semua itu saat ini wajib dilakukan walaupun itu tidak memungkinkan untuk menghambat penyebaran virus.
Jawaban mereka bervariasi tentang kendala dalam belajar daring ini, mayoritas jawaban mereka adalah terkendala sinyal dan kuota. mengingat kualitas dan pendistribusian jaringan internet di Indonesia yang belum merata sedangkan materi dan sistem pembelajaran sama. Terlebih guru atau dosen memberi waktu yang singkat untuk mengumpulkan (submit) tugas tersebut.
Miskomunikasi juga menjadi masalah antara siswa dan guru. sehingga terkadang siswa perlu menghubungi guru berkali-kali untuk menanyakan kejelasan materi atau tugas yang guru berikan. Apakah model pembelajaran seperti ini bisa diterapkan dikemudian hari walau pandemi sudah berkakhir? jawaban mereka tidak. karena terkendala masalah yang sudah kita bahas tadi
Bagi yang tidak asing dengan teknologi, belajar daring adalah cara belajar yang lebih baik dan efektif. namun untuk beberapa siswa yang mungkin gaptek atau kurang bisa menerima teknologi belajar daring hanya akan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih sulit.
Kembali ke pertanyaan awal. Apakah Belajar Daring Efektif? Relatif. kembali kepada kepribadian masing-masing. Jika bisa dimanfaatkan dengan baik, belajar daring bahkan lebih baik dari belajar secara tatap muka. begitupun sebaliknya.
Terima kasih telah membaca artikel sederhana ini. Salam

Komentar
Posting Komentar